Sabtu, 11 Desember 2021

Akses ke SVN forbidden? Berikut Tipsnya

Pernahkah Anda mengalami error akses ke server SVN seperti gambar dibawah ini :

Memang ada beberapa penyebab, seperti tidak adanya hak akses. Namun pada kejadian yang saya alami ini. Tidak ada masalah pada hak akses. Hanya saja update dari folder lama atau checkout difolder baru tidak bisa. Tetapi ketika buka lewat browser bisa.

Berikut cara memperbaikinnya :
1. Masuk ke Tortoise-Setting
2. Klik menu save data
3. Pastikan authentication data pada posisi "clear", jika belum klik "clear".


Selesai. Coba sekarang test.

Selasa, 05 Juni 2012

RAID dan Levelnya

Fungsi RAID adalah penggabungan beberapa harddisk menjadi satu logical unit atau satu volume.

Raid Levels

1. RAID 0
Arti : Keseluruhan harddisk yang dimiliki akan berfungsi sebagai tempat penyimpanan data. dengan kata lain data yang kita simpan kedalam harddisk akan di stripping keseluruh harddisk anggota dari RAID 0 tersebut.
Contoh : 4 Harddisk SCSI berkapasistas 72GB per Disk di configure dengan RAID 0 maka total harddisk yang dapat dijadikan penyimpanan data adalah keseluruhannya ( 4 x 72 GB)
Kelebihan : Dengan RAID 0, kapasistas harddisk yang dimiliki untuk penyimpanan data adalah total dari keseluruhan harddisk yang dimiliki, tanpa ada pengurangan
Kekurangan : Jika salah satu harddisk fails dalam RAID 0, maka data akan hilang tanpa ada penggantinya.

2. RAID 1
Arti : Harddisk dalam RAID 1 dapat diartikan sebagai mirroring, karena setengah dari jumlah Harddisk yang diposisikan sebagai RAID 1 digunakan sebagai mirror. Dengan kata lain bahwa hanya setengah dari kapasitas Harddisk keseluruhan yang dapat digunakan sebagai penyimpanan data, setengah lagi hanya berfungsi sebagai mirror
Contoh : 4 Harddisk SCSI berkapasitas 72GB di configure dengan RAID 1, maka hanya 2 Harddisk (2 x 72 GB) yang dapat digunakan sebagai penyimpanan data, dan 2 harddisk lagi (2 x 72GB) lagi digunakan sebagai Mirror dari data tersebut.
Kelebihan : Jika salah satu Harddisk yang berfungsi sebagai penyimpanan data fails/bermasalah, maka harddisk mirror akan secara otomatis menggantikan
fungsinya sampai harddisk yang fails tersebut di ganti dengan yang baru, tanpa penurunan performance dari keseluruhan harddisk.
Kekurangan : RAID 1 bisa dikatakan MAHAL, karena hanya setengah dari jumlah harddisk yang dimiliki yang dapat dijadikan tempat penyimpanan data.

3. RAID 1+0
Arti : Harddisk yang di configure dalam RAID 1+0 bisa dikatakan di striping dan di mirror, dengan kata lain data yang kita simpan dalam harddisk akan di stripping ke anggota dari RAID 1+0 tersebut dan juga setengah dari jumlah harddisk yang ada akan di mirror.
Contoh : 4 harddisk SCSI berkapasitas 72GB di configure dengan RAID 1+0 maka kapasitas yang dapat di gunakan untuk penyimpanan data adalah 2 x 72 GB dan data yang disimpan akan di stripping atau dibagikan diantara kedua harddisk tersebut. sisa 2 harddisk lagi berdungsi sebagai mirror.
Kelebihan : bisa dikatakan sama dengan RAID 1 hanya performance dari baca tulis harddisk meningkat dibanding RAID 1
Kekurangan : MAHAL juga seperti RAID 1

4. RAID 5
Arti : Dalam RAID 5 ada pembatasan minimal harddisk yang digunakan, yaitu 4 harddisk, kenapa ? karena dalam sistem RAID 5 ada pembagian data dan parity.
Contoh : 4 harddisk berkapasitas 72GB akan di configure dengan RAID 5, maka 3 x 72 GB akan berfungsi sebagai penyimpanan data dan 1 x 72 GB menjadi parity.
Kelebihan : Jika salah satu dari harddisk tersebut fails, fungsi harddisk masih berfungsi.
Kekurangan : performance akan menurun jika harddisk fails.

5. RAID 6
Arti : Dalam RAID 6 juga ada pembatasan minimal harddisk yaitu 5 harddisk. 3 diantaranya akan di jadikan data dan 2 lagi sebagai parity.
Contoh : 5 harddisk berkapasitas 72GB akan di configure sebagai RAID 6, maka 3 x 72 GB akan berfungsi sebagai penyimpanan data dan 2 x 72GB menjadi parity.
Kelebihan : dalam RAID 6 maksimal harddisk fails dalam waktu yang bersamaan adalah 2 harddisk. jadi jika 2 harddisk didalam RAID 6 fails, fungsi harddisk masih berjalan.
Kekurangan : performance akan menurun jika ada harddisk fails.

sumber : google.com

Senin, 05 Desember 2011

Cara Install IIS 7 pada Windows Server 2008

Untuk menambahkan role server IIS7,  
  • Server Manager: Start => Programs => Administrative Tools => Server Manager 
  • Klik kanan pada role dari panel kiri dan pilih Tambah Role dari menu kontekstual.  
  • Dari Tambahkan Role Wizard, periksa Web Server (IIS 7) kotak centang.  
  • Klik Next sampai layar Layanan Role.

Berikut adalah pilihan saya yang telah dipilih:
  • Web Server
    • Common HTTP Fitur: Static Content, Default Document, Directory Browsing, Kesalahan HTTP dan HTTP Redirection.
    • Pengembangan Aplikasi: Semua opsi.
    • Kesehatan Dan Diagnostik: HTTP Logging.
    • Keamanan: Permintaan Filtering.
    • Kinerja: Kompresi Isi Statis.
  • Peralatan Manajemen: IIS Management Console, IIS Scripts Manajemen Dan Tools, Service Management
    • IIS 6 Managament Kompatibilitas: IIS 6 Kompatibilitas metabase.
  • FTP Publishing Service: Semua opsi.
Klik Next lagi dan kemudian pada Install. Ketika instalasi selesai, Anda sekarang dapat mengakses IIS 7 web server.
 sumber : google.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India